Archive for the ‘ Jali-jali ’ Category

Air Asia’s Compensation nan Menyenangkan

Sebulan yang lalu, tepatnya tanggal 24 Juli 2009 saya bepergian ke Denpasar, dengan menggunakan jasa penerbangan maskapai Air Asia. Tak ubahnya budaya maskapai di negeri ini yang masih didominasi dengan status delay, maka waktu itu pun jadwal penerbangan saya mengalami penundaan selama 2 jam. Cukup berbaik hati, pemberitahuan penundaan diberitahukan via sms beberapa jam sebelum keberangkatan.

Sama dengan nasib penumpang biasanya, maka kali itu saya pun tidak bisa protes. Pemberian makan malam hokben dari pihak Air Asia seperti halnya kasus delay-delay lainnya, menjadi sedikit hiburan untuk meredakan geram yang sudah menjadi biasa.

Seiring dengan waktu saya pun sudah tidak memikirkan keterlambatan penerbangan yang saya alami dan sudah biasa itu, namun ternyata 2 minggu pasca kejadian itu saya mendapat kiriman email dari Air Asia berisikan E-Gift Voucher Compensation.

voucherairasia

Read the rest of this entry »

Makassar – Jogja – Palembang, Satu Minggu!

Dalam rangka nguli pada acaranya milik salah satu Plat Merah, satu minggu kemaren saya berkeliling tiga kota yaitu Makassar, Jogja dan Palembang. Saya bersyukur sekali setelah sekian lama ndak pernah jali-jali, akhirnya mendapatkan kesempatan lagi mengunjungi kota-kota itu meskipun ternyata badan ini sudah tidak setangguh seperti dulu. Thanks to Myindo.

merapi-merbabu

Indonesia is beautiful! Sekali lagi saya merasakan bahwa negeri ini benar-benar menyimpan kekayaan keindahan. Meskipun untuk ketiga kota itu saya hanya sempet jali-jali sepuasnya di kota terakhir yaitu palembang. Dan untuk bersilaturahmi dengan komunitas blogger di tiap kota saya hanya bisa bertemu dengan Blogger Angin Mamiri Makassar dan Blogger Wong Kito Palembang. Sementara di Jogja saya terkendala dengan waktu dan badan yang ngedrop disaat saya harusnya mempunyai waktu luang, maaf Cah Andong

Read the rest of this entry »

Bengkulu, Sedikit Keunikan tentang Kotanya

Ada yang masih belum tahu Bengkulu? Bengkulu bukan Maluku. Ya, sering saat saya mengatakan bahwa saya dibesarkan di Bengkulu, orang yang mendengar sering mengira Maluku. “Bengkulu yang dekat dengan Sulawesi itukan?” Heh?!

Memang Bengkulu bukanlah daerah yang tergolong terkenal, baik kota maupun propinsinya. PADnya pun hampir selalu defisit untuk mencukupi pembangunan daerahnya sendiri. Beberapa tags yang cukup berkaitan dengan kata Bengkulu mungkin adalah Presiden RI pertama Soekarno, bunga Rafflesia, dan benteng Marlborough. Ada yang lain? *garuk-garuk…kekeke.

Saya ndak akan bercerita tentang detil daerah Bengkulu, anda bisa mencarinya di google dan internet. Saya hanya ingin menceritakan sedikit keunikan yang ada di kota Bengkulu, yang merupakan ibukota propinsi Bengkulu itu sendiri. Saya pernah posting tentang kurotidur, daerah yang membesarkan saya dan sampai sekarang kedua orang tua saya masih tinggal disana. Dahulu saat SMU saya musti pindah dan ngekos di kota Bengkulu yang berjarak 70an Km dari daerah Kurotidur itu. Itulah sebabnya kenapa saya memiliki sedikit kenangan yang unik tentang kota Bengkulu.

Read the rest of this entry »

LOCA Kemang, Warung Kopi (Live Blogging)

wednesday night @loca cafe – kemang (reportase by susee),
guys, gw malem ini lg jadi wartawan liputan khusus ‘live blogging’ nya epat yeuh, lg ngeliput loca cafe di kemang, ngeliat duo acoustic “endah-rhesa” yg kereeeen abis maennya! fyuh.. gile.. deh maennya! pernah liat jammie cullum ? yg bisa bikin adrenalin naek dengan grand piano nya? nah.. si endah ini (sang gitaris-cewe-berkacamata-suaranya duuuh… enak benerrr  *lirik erwin), doi maen gitar yg bisa bikin adrenalin naek deh, nah.. doi skr lg bawain lagunya smashing pumpin “1979″.

Nih cafe ada hot spotnya juga loh, mayan kenceng koneksinya. Pe! udah ya, gw mo menikmati endah-rhesa beraksi dulu hehehe

Read the rest of this entry »

Mawah Nyimah Tanah ( Uka-Uka )

”Uka-Uka!””Uka-Uka!”

”Uka-Uka!””Uka-Uka!”

Upacara adat suku dayak di kab sanggau Kalimantan Barat “Mawah Nyimah Tanah”, dilakukan bertujuan untuk meminta ijin pelaksanaan pekerjaan kepada sang penghuni Tanah dan Langit. Sedikit agak seram juga dan berbau mistik, khususnya bagi saya karena ada acara penyembelihan babi dan pemanggangan anjing. Biyuh….

Dan seperti dijelaskan oleh kepala tumenggung adatnya, bahwa acara ini disamping merupakan keyakinan suku dayak yang musti dilaksanakan juga bertujuan untuk memelihara budaya suku dayak. ( plus budaya korupsinya juga ya pak tumenggung? hihihihi dasar republik dan bangsa-t! )

Deep Journey in Kapuas

Pentingnya pembangunan infrastruktur sudah semestinya menjadi prioritas pemerintah demi peningkatan perekonomian di republik ini, khususnya daerah-daerah luar jawa. Foto-foto dibawah ini adalah gambaran dimana tidak tersedianya infrastruktur jembatan pada sungai kapuas di daerah Meliau Kab Sanggau Kalbar.

Transportasi penyeberangan menggunakan perahu-perahu klotok untuk manusia dan roda dua, sementara untuk penyeberangan roda empat atau lebih musti menyewa perahu ponton (sejenis tongkang) milik salah satu perusahaan kelapa sawit. Untuk roda empat atau lebih sekali menyeberang dikenai biaya Rp. 300.000,- bah!

Akibat tidak tersedianya infrastruktur penyeberangan maka sudah pasti daerah seberang akan mengalami keterlambatan proses pembangunan, karena biaya pembangunan di daerah seberang akan mengalami kenaikan yang sangat tinggi hanya untuk mobilisasinya saja. Propinsi Kalimantan Barat sebagian besar wilayahnya terbelah menjai dua oleh aliran Sungai Kapuas, dan jembatan-jembatan penghubungnya masih jauh dari cukup pada daerah-daerah yang terbelah oleh sungai kapuas ini. Seperti halnya dengan propinsi-propinsi lainnya di pulau Borneo ini, transportasi air menjadi salah satu urat nadi jalur transportasi masyarakat. Saya jadi ingat sewaktu satu tahunan yang lalu saya di daerah Kalimantan Timur bagian utara, pernah terbersit untuk bermimpi punya kapal pesiar kekeke. Halah…

Multi Bisnis

Demi membayar biaya hidup, upaya kreatif melakukan multi bisnis pun tak menghalangi bagi kaum sederhana. Pengusaha rombengan ini telah mampu mengekspansi bisnisnya pada jenis usaha lain yaitu menjual pernak-pernik mainan anak-anak walau hanya dengan menggunakan satu kuda bisnisnya di daerah pedalaman kalimantan barat ( Kota Meliau ).

Almost a Week In West of Borneo

Sunday, 11 March 2007

  • 06:40 pm landing di Pontianak
  • 08:00 pm checkin di Wisma Kartika Puri
  • 09:30 pm bilyard di The Ones Cafe, Mega Mall Pontianak

Monday, 12 March 2007

  • 09:30 am rental mobil
  • 10:30 am meeting dengan Siemens Area Pontianak
  • 02:00 pm meeting dengan pelaksana Soil Test
  • 03:30 pm survey material

Read the rest of this entry »