12 Mei 1998, Mari Mengingat Luka Mari Sembuhkan!
Sejenak mari kita mengingatnya semua, bukan untuk merusak dan bukan untuk menghancur apa yang sudah tertata. Hanya sejenak saja mari kita ambil kaca pembesar itu lagi, untuk melihat dan meyakinkan bahwa penyakit-penyakit itu ternyata masih bersemayam di negeri ini.
Apakah yang namanya pelanggaran hukum di negeri ini musti terkuak saat ada bumbu seksualitasnya saja? apakah reformasi hukum hanya berlaku jika terhiasi oleh kasus-kasus perselingkuhan para pembesar negeri? apakah hanya sebisa itu saja?
Ataukah penyakit besar itu telah menjangkiti semua pihak para penguasa reformasi selama ini? sehingga tak pernah ada yang bisa untuk berdiri dan bergerak melakukan penyembuhan. Aceh, Timor, Trisakti dan masih banyak lagi….
Atau memang benar adanya, republik ini hanyalah republik kontrak dan telah menjadi republik pendusta? Mari mengingat, mari mencari obatnya… dan sembuhkan!