Juragan Kecil : Ghandar Nolan Agastyo
Demikianlah, gambar diatas adalah wajah keluarga kecil baru saya. Wanita diatas adalah istri saya yang insyaallah sisa hidup saya ini akan saya serahkan kepada satu-satunya wanita tersebut, Dewi K. Rahmayanti.
Demikianlah, gambar diatas adalah wajah keluarga kecil baru saya. Wanita diatas adalah istri saya yang insyaallah sisa hidup saya ini akan saya serahkan kepada satu-satunya wanita tersebut, Dewi K. Rahmayanti.
Sebulan yang lalu, tepatnya tanggal 24 Juli 2009 saya bepergian ke Denpasar, dengan menggunakan jasa penerbangan maskapai Air Asia. Tak ubahnya budaya maskapai di negeri ini yang masih didominasi dengan status delay, maka waktu itu pun jadwal penerbangan saya mengalami penundaan selama 2 jam. Cukup berbaik hati, pemberitahuan penundaan diberitahukan via sms beberapa jam sebelum keberangkatan.
Sama dengan nasib penumpang biasanya, maka kali itu saya pun tidak bisa protes. Pemberian makan malam hokben dari pihak Air Asia seperti halnya kasus delay-delay lainnya, menjadi sedikit hiburan untuk meredakan geram yang sudah menjadi biasa.
Seiring dengan waktu saya pun sudah tidak memikirkan keterlambatan penerbangan yang saya alami dan sudah biasa itu, namun ternyata 2 minggu pasca kejadian itu saya mendapat kiriman email dari Air Asia berisikan E-Gift Voucher Compensation.


AMANAT BERSAMA #INDONESIAUNITE :
Bahasa Inggris :
Beginilah mereka teman-teman saya berkelakuan untuk meramaikan reriuhan 64 tahun indonesia merdeka. Saya bangga mempunyai teman-teman seperti mereka, dan saya bangga bisa menjadi bagian dari mereka. Mereka adalah gerombolan Kopdar Jakarta!
[youtube:http://www.youtube.com/watch?v=6oPLtzxFOAY]

Diatas adalah Surat Pemberitahuan Waktu dan Tempat Pemungutan Suara (MODEL C 4 PPWP) untuk mengikuti Pemilihan Presiden 2009. Bagaimana dengan anda, apakah sudah mendapatkan surat undangan menyontreng? Damai Indonesia?
[youtube:http://www.youtube.com/watch?v=-B-vZMkBet4 350 288]
Sejenak mari kita mengingatnya semua, bukan untuk merusak dan bukan untuk menghancur apa yang sudah tertata. Hanya sejenak saja mari kita ambil kaca pembesar itu lagi, untuk melihat dan meyakinkan bahwa penyakit-penyakit itu ternyata masih bersemayam di negeri ini.
Apakah yang namanya pelanggaran hukum di negeri ini musti terkuak saat ada bumbu seksualitasnya saja? apakah reformasi hukum hanya berlaku jika terhiasi oleh kasus-kasus perselingkuhan para pembesar negeri? apakah hanya sebisa itu saja?
Terkaget-kaget saya tadi malam saat melihat laman facebook, muncul iklan tak senonoh itu di bagian advertise sebelah kanan. Berikut hasil capturean semalem, file tersimpan pada pukul 12:52 am :

Pulang kerumah subuh-subuh setelah menyaksikan acara charity concert untuk bencana situ gintung di score, tiba-tiba saya dikejutkan oleh sebuah kertas di meja ruang depan :

Horeee… saya terdaftar sebagai pemilih! Setelah selama ini selalu terpaksa golput karena bermasalah dengan identitas