Jalanan Ibukota
Sudah 3 tahun saya menetap di ibukota ini. Ada kesimpulan yang aneh di jalanan ibukota sejak pertama kali saya mulai menetap, yaitu : hampir setiap orang berubah menjadi pemarah saat di jalanan! There is no consider the others, saya yang paling benar dan saya yang musti duluan dijalanan, apapun kondisinya.
Ini habit, yang siap menyambut siapa saja yang datang di jalanan ibukota. Nah… mumpung habit ini belum menjadi budaya yang turun temurun, yuk kita belajar menahan diri dan mendahulukan orang lain di jalanan. Indah kok jika bisa terwujud, sedikit mengaca di negeri tetangga, mereka bisa tertib dan saling mendahulukan orang lain jika di jalanan. Sampai-sampai waktu itu saya ndak pernah melihat adanya polisi lalu-lintas satupun di jalanan selama disana. Jadi bagaimana?
*sumber image : pesanberantaigw300 via googling

