Seberapa Mobile Anda Merambah Ranah Internet

Kemajuan teknologi memang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan dan mimpi-mimpi manusia. Saat ini teknologi informasi menjadi komoditas industri yang perkembangannya sangat fantastis. Connectivity telah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian penduduk dunia.

Munculnya gadget-gadget canggih akhir-akhir ini telah membuat peradaban manusia semakin mudah untuk melakukan connectivity. Didukung dengan kemajuan teknologi infrastruktur dan penetrasi penyebarannya, maka lengkap sudahlah kemudahan-kemudahan untuk membantu umat manusia diseluruh penjuru dunia dalam berbagi informasi.

Di indonesia sendiri kurang lebih ada 20 juta penduduk pengguna layanan internet. Jumlah itu masih sedikit jika di prosentasekan dengan jumlah penduduk total indonesia. Namun pemerintah sepertinya sudah mulai menyadari akan kebutuhan penyebaran infrastruktur yang memadai agar layanan internet bisa dinikmati secara merata oleh rakyat indonesia, hal ini terlihat dengan mulai diluncurkannya proyek palapa ring dan USO.

Dengan luas wilayah yang harus dibangun dan countur yang cukup sulit memang membuat kita musti bersabar untuk dapat menikmati penyebaran connectivity yang merata diseluruh negeri. Bandingkan dengan kondisi di negeri paman sam sana, seperti yang diceritakan di startupmeme kemaren bahwa 6,5 juta user di amerika pada bulan agustus 2008 kemaren yang mengakses content mobile video. Ngiri banged ya kekeke.

Pengalaman saya saat mudik kemaren telah sedikit membuka wacana saya, bahwa kebutuhan untuk tetap bisa mengakses ranah Internet semestinya bisa terpenuhi dimana pun kita berada. Dengan mulai terbiasanya sehari-hari mengakses internet dengan segala fasilitasnya, maka disaat kebiasaan itu tidak bisa dilakukan maka muncullah sedikit kegelisahan. Bukan sekedar candu, tapi yang ingin saya ceritakan adalah kebutuhan untuk mencari problem solving dalam permasalahan disekitar kita.

Didaerah tempat orang tua saya tinggal, connectivity hanya bisa dilakukan dengan GPRS yang sinyalnya kadang-kadang dan lebih sering hilang :p (ndeso wes, banged…). Suatu malam saya sempat diceritakan oleh bapak saya tentang sedikit permasalahan sekitar perawatan kebun salak. Ya, kebetulan orang tua saya mempunyai sedikit kesibukan di masa pensiunnya dengan bertanam salak di kebun pekarangan rumah. Dengan terbiasanya kita mencari semua informasi di internet, maka seharusnya malam itu mungkin permasalahan bapak saya bisa langsung terselesaikan jika saja waktu itu memungkinkan untuk melakukan surfing di internet.

Keterbatasan koneksi akhirnya membuat saya hanya bisa mengakses ranah internet dengan content-content yang menyediakan mobile version, yang pasti mengakses blog saya ini, beberapa blog yang menyediakan mobile version, layanan microblogging seperti twitter dan plurk, personal email, dan yahoo chat kadang-kadang. Sementara permasalahan bapak saya tentang tanaman salaknya, baru bisa saya temukan saat saya kembali di jakarta dengan koneksi internet yang full power 😀 .

Mungkin dengan keterbatasan infrastruktur yang ada dan masih mahalnya paket data yang disediakan oleh para operator mobile, maka alangkah bijaknya jika para content-content provider termasuk para blogger untuk menyediakan akses mobile version 😀 Dan tentu saja musti didukung dengan semakin murahnya harga gadget-gadget yang memiliki fitur canggih untuk merambah ranah internet ( ngarep… 😀 ).

Untuk masalah gadget saya pribadi punya mimpi bisa memiliki gadget yang mana full power dan full fitur untuk mengakses internet. Secara saya sejak dulu adalah pecinta produknya Sony Ericsson, mungkin produk SE yang satu ini bisa saya jadikan impian saya berikutnya sebelum muncul produk SE lainnya yang lebih canggih. Kapan ya XPERIA alias X1 itu masuk ke indonesia?

So, seberapa mobile kah anda merambah ranah internet? Silahkan anda berbagi disini, atau jika anda ingin lebih jauh berdiskusi dan nongkrong bersama untuk berbagi tentang mobile lifestyle, anda bisa bergabung di DuniaMobi.com. Berbagi tentang informasi update seputaran gadget, freehotspot di kota anda, mobile application, mobile trends dan masih banyak lagi informasi seputaran mobile lifestyle yang bisa kita diskusikan di DuniaMobi.com sana.

*gambar ilustrasi di ambil dari sini dan sini.

40 thoughts on “Seberapa Mobile Anda Merambah Ranah Internet”

  1. 1-2 minggu lalu gw baca business week, om didien aka pataka (ID SIRTI) said that saat ini internet lebih banyak diakses melalui gadget daripada perangkat konvensional (komputer) kekekke… gendeng. prasaan itu 10 tahun lalu itu komputer barang ajaib buat gw. sekarang kok ya disebut sebagai perangkat konvensional. lha mesin tik piye?
    kekekkke

  2. kalo aku mungkin hanya sekedar mempersiapkan beragam alternatif koneksi unt onlen (disiapin hanya kalo emang ada kebutuhan mendesak), tapi kalo sampe terkoneksi terus-terusan dg beragam gadget itu, mmhh kayaknya nggak deh. lebih baik menikmati hidup secara konvensional.

  3. ada hape cuma bisa buat browsing, ngistall messenger ga bisa2… dasar hape geje… hape yang bisa messenger malah ga bisa buat browsing… mana dipinjam entah kemana…

    yah selama dikampus masih bisa ngenet, kayaknya kebutuhan mobile cukup buat browsing aja… lagian aku yo ga gablek pulsa :p

  4. wew, mantaps juga itu ….
    keknya klo masyarakat kita dh bisa ngenet …. para petani pun bisa belajar banyak & g usah harus kuliah pertanian dulu untuk hanya sekedar nanam salak :)

  5. gw sehari2 cmn ke kantor – kosan doang
    mobile pas pulang doang kikikiki
    palingan lumayan berasa manfaatnya klo lg di taxi trs kena macet, kalo katanya paman tyo, enaknya berasa pas naek kapal laut kekeke

  6. Sedang nabung buat beli si Beri Hitam.. 😀

    Tapi rasa-rasanya kok percuma ya, soalnya sinyalnya ndak bakal terasa di kampung ndeso saya.. 😛

  7. siapa sih yang gak kpingin ngikuti gadget baru? tapi kalo dituruti nggak ada habisnya. namanya juga duniawi. huhuhu…

    sampean mudik nang ngendi tho?

  8. mobile, wa, belum nih
    masih di warnet aja
    hapeku aja hape jadul yg monokrom
    pinginnya nanti kalo punya laptop mau pake modem hape cdma aja
    suatu saat nanti.. ce’ile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*