Archive for November, 2006

Jangan Asal Copy Paste

JANGAN ASAL COPY PASTE..!

Postingan saya setahun yang lalu tentang Manfaat Kopi, telah diposting ulang oleh seseorang diblognya. Tanpa pengurangan kecuali sumber-sumber tulisan saya yang saya cantumkan dibagian paling bawah dari postingan tersebut. Saya jadi teringat tentang kampanye moral JACP ( Jangan Asal Copy Paste ) diblognya JAF :

Jangan Asal Copy Paste/ JACP adalah sebuah ajakan moral untuk menghargai hasil karya para blogger, karena apapun isinya, apapun wujudnya, blog adalah juga sebuah hasil karya cipta. Kampanye ini terinspirasi dari beberapa kasus penjiplakan dan pembajakan materi blog yang juga pernah saya alami sendiri beberapa waktu silam.

Ternyata walaupun atmosfir ngeblog sudah begitu ramainya namun tetap saja terjadi kasus-kasus seperti ini. Postingan saya ini tidak bermaksud menjustifikasi ataupun merasa lebih kemudian memojokan seseorang atas sikap yang tidak bisa diterima, namun postingan saya ini bermaksud untuk mengajak sesama blogger lebih menghargai antar sesama blogger seperti yang telah disampaikan JAF dalam kampanye moralnya JACP.

29th, Refleksi Perjalanan

Setahun telah berkurang, perjalanan berhidup masih belum berarti banyak. Ketertatihan masih menghiasi jalan diri, kesempurnaan masih lah berujud harapan yang tak boleh berhenti mendekatinya. Begitu banyak hikmah yang telah hinggap selama satu tahun terakhir. Tapi maaf hidupku, semua itu hanya pelengkap diri dan bukan perubah diri. Berpindah dari mata air satu ke mata air yang lainnya, namun tetap saja dahaga ini selalu mewarnai pengembaraan diri. Belantara batu ini belum kutemukan ujungnya, belukar-belukar kering masih tetap sebagai bentuknya.

Namun satu hal yang telah membuatku senang, aku semakin faham siapa dan dimana diri-Mu berada. Engkau telah menciptakan sebuah alam yang hebat untuk kujalani. Keseimbangannya mengajariku akan banyak hal, dan memberi warna yang indah dalam berhidupku. Walaupun aku masih disini, bersama jalan ini dan belum berubah diri karena itu tak mungkin. Namun kutahu, ada yang tak pernah berhenti menemaniku. Aku akan selalu merindukan pertemuan itu.

Terimakasih ayah, ibu, saudara,dan para sahabat. Happy tuek tape …..

Republik Pendusta

Selamat pagi republik ku, republik para pendusta
Selamat pagi negeri ku, negeri para pendusta
Selamat pagi semuanya, wahai para pendusta

Hari ini dusta apa lagi yang akan dihidangkan?
Hari ini dusta untuk siapa lagi yang tersuguhkan?
Hari ini dusta dengan bumbu darah siapa?

Mari kita santap hidangan dusta ini bersama
Mari kita nikmati menu dusta ini dengan hikmat
Mari kita dendangkan lagu-lagu dusta untuk memanipulasinya

Tapi, aku mulai lelah….. Sungguh!