Voor Mijn Liefde
Kepada dirimu disana, yang selalu mewarnai semua relung kesadaran diriku
Aku selalu menyukai saat-saat kita bisa berbicara, dan bercanda bersama
Aku selalu menyukai senyum merekahmu, tawa-tawamu dan cara khasmu bermanja
Sungguh, aku selalu menyukainya walau itu semua hanya terkadang dan sesaat
Kepada dirimu disana, yang selalu memenuhi ruang semangat jalan hidupku
Aku selalu ingin menemani harimu, detik-detikmu, dan tak terbataskan oleh waktu
Aku selalu ingin menghapus laramu dan memelukmu sepanjang waktu
Sungguh, aku selalu ingin melakukannya agar dirimu selalu terbebas bahagia
Saat semuanya terasa begitu indah dan mendalam
Tentu kau tahu api sulit padam jika membara, dan
Besarnya ombak tergantung dari angin yang mendera
Karena memang semua ini ada dalam jiwa, dan bukan ada dalam raga
Hati ku merasa damai melihatkan itu semua
Bibir ku mengukir sebuah senyuman, dada ku bergetar!
Dan aku ingin kesana, Ingin mengembara kesana
Ingin sekali….,ingin meluahkan rasa isi hati…
Duhai mawar nan disana, tetaplah merekah dan menaburkan indahnya rasa
Waktu demi waktu, ruang demi ruang dan semua kesadaranku di lorong sempit ini
Kan kuhabiskan bersama bayang dan harapan, lewati keresahan padang kembara
Tuk sebuah cita bersamamu, merengkuh kerinduan yang memuncak
