82 thoughts on “Teori Darwin”

  1. wasemmmmmmm gaya apaan tuch…….
    Tidak mendidik anak muda….
    palagi anak kecil…..
    Tapi fotonya kuren abizzzzzzz!!!!!!!(^_^)…..

  2. Yang dimaksud bukan berasal dari KERA tapi makhluk yang menyerupai KERA/APEMAN. Jadi makhluk ini mungkin sudah punah

  3. sowwwwwwwwwwwwwww…………teori darwin emang nunjukin bahwa manusia dan kera mungkin sama-sama berasal dari nenkmoyang yang satu garis keturunan. kalo diliat sekarang sifat manusia tuc persis bejatnya, sow kalo ngak amu dibilanmg satu keturunan. mending koreksi tu sifat kita, ingat bentar lagi kianat!

  4. darwin, terlalu naif kalo teorinya kayak gitu, berarti dia juga keturunan monyet dong,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,hehehe……………

  5. Pelajari jangan cuma agama.. pelajari dulu science baru lu bisa gak setuju.. agama ama science harus dipelajari, jangan gak balance.. hehe.. malu di liat orang luar negeri… gua lebih percaya fact, logis, dan ada bukti nya juga dapat di jelas kan, gak hanya cerita belaka yang kamu pun ga tau jelas nya beneran apa ga.. science bis a jawab apa yang sudah di teori kan.. harap baca2 dulu jangan munafik..

  6. Darwin itu orang gila. Masa dia menyangka ada missing link antara manusia dgn monyet? Dasar kafir!

  7. Kalo beneran monyet itu ber evolusi jadi manusia, kok jaman sekarang masih ada monyet?
    Harusnya semua monyet udah jadi manusia dong kalo bener-bener evolusi? Mana ada spesies yang evolusinya “ketinggalan” kalo dipikir secara logis juga kaya gitu.

  8. woiiii….
    udah pernah ke sangitan belom????
    udah pernah belajar evolusi belom???
    smua kn yg pada protes dg teori Darwin,pasti dlu g sekolah ya???

    Aq setuju bngat sala Teori DArwin…

  9. klo pndapat saya si gak penting bnar or salah. karena Sains n Agama seperti mata logam uang y g bertolak belakang tapi kit aselalau membutuhkanya. maksud saya bnar or salah relatif tiap orang yg penting adalah slalu menghargai asumsi orang. karena bagaimanapun manusia adalah manusia yang tak selalau sempurna n slalu berbuat slah

  10. Saya menggagas Teori Minimalis yang menjelaskan posisi keyakinan dan saint, yang irrationil dan yang rationil. Anda tak salah mengibaratkan agama dan saint sebagai mata uang, tetapi teori Minimalis mengibaratkan kayakinan dan fikiran sebagai sebuah timbangan dengan Formula E=-x + y. Formula ini dapat menjelaskan berbagai fenomena, sehingga dapat menjelaskan di Sub Alam mana suatu fenomena itu terjadi: di Sub Aman Gaib, Alam Fikir, alam Transien, Alam Fisik atau Alam kehidupan. Dalam Situs saya : http://www.ibnusomowiyono.multiply.com anda dapat membaca: Basic Information of Universe, yang saya sajikan dalam bahasa Inggris sederhana agar dapat dibaca oleh siapa saja (termasuk bangsa lain). Tujuan saya: Mengagungkan Tuhan YME dan menyadarkan bahwa kemampuan manusia untuk mengakses ciptaan Nya sangatlah terbatas.

  11. sebernya khan darwin tuh hanya ingin membuat suatu penelitian baru..
    n kalu penelitian tuh ga bener ia jan diejekin dunx!!!
    mananya juga manusia.. berlakulah seperti manusia..
    jan sama kaya hewan dunx bahasanya..

  12. manusia??jauh bedanya dengan kera dan bangsanya(ya ga kawan?)
    kalo bener teori itu coba buktikan sekarang ada ga yang sekarang berevolusi jd manusia??
    jangan2 yang monyet itu ya yang bikinya….

  13. Anda akan lebih “ngeri” dengan rekayasa ulah para ilmuwan yang suatu saat memasukkan bayi tabung kedalam rahim seekor kera hingga ada manusia yang dilahirkan oleh seekor kera. Kalau manusia yang dibesarkan dan diasuh oleh kera suda ada, yaitu Tarzan. Saat ini adalah Era Tehnologi dan Informatika, sebentar lagi memasukti Era Rekayasa Genetika yang memungkinkan ilmuwan merubah gen kera menjadi gen manusia. Sangat mengerikan, maka agama menentangnya! Anda akan ikut-ikut menganggap ilmuwan itu gila? Silakan saja.

  14. Jika anda seorang yang meyakini: Jika Tuhan YME menghendaki segalanya dapat terjadi, nggak usah “ngeri” menghadapi Era Tehnologi dan Informasi yang kemuadian diikuri Ersa Rekayasa Genetika, namun harus introspeksi…….mengapa “itu” dapat terjadi, dengan menggunakan “hukum sebab akibat.” Jika tak dapat mencari hubungannya barulah
    berkesimpulan Itu sudah menjadi kehendak Nya atau paling tidak telah “mendapatkan” izin Nya. Jangan sekali-kali mencari “kambing hitam nya” Itu sangat naif.

  15. hahahahahaha………monyet??? whats wrong?? apa kata DunYa kita para manusia disamain sama monyet??? gak banget dech… makassih yach atas tawarannya….

  16. Jika anda memilki gen pembawa tumor yang sangat sulit untuk diobati dan dokter menyatakan bahwa gen anda dapat diubah dengan menggunakan gen kera, atau suatu saat terbukti darah kera dapat dimanfaatkan untuk mengganti darah manusia dalam suatu transfusi darah karena rekayasa genenika, apakah anda akan menolak tawaran dokter itu?
    Sebagai makluk Tuhan YME yang diberi kecerdasan dan kelembutan bathin ,kita harus yakin akan kebijaksanaan dan keadilan Nya yang memberikan kelebihan dan kekurangan terhadap setiap ciptaan. Jika kita merasa superior maka kita justru telah menjadi makluk sejenis Hitler dan Nazi.

  17. Akses http://www.google.co.id. Cari teori minimalis. Pilih tag. tjtm2. Disitu dijelaskan arti explorasi dan exploitasi Universe. Dikatakan teori Darwin merupakan permulaan explorasi Sub Alam Biologi dan saat ini Sub Alam Biologi mulai diexpoitasi untuk berbagai kebutuhan oleh manusia: mencukupi kebutuhan makan bagi manusia yang jumlahnya semakin bertambah, menolong manusia yang mengalami cecat genetika (misalnya gen pembawa tumor), “menciptakan” farian-farian unggul dalam botani, zoologi dan bahkan manusia. Semua itu hanya mungkin dapat dilakukan atas idzin Tuhan YME, dalam agama Islam terdapat keyakinan Kum faya kuum. Evolusi memerlukan waktu yang sangat lama/panjang hingga sulit dibuktikan, tetapi suatu revolusi dapat merlangsung dengan cepat, sebentar lagi mungkin anda akan merasakan manfaat dari Rekayasa Genetik dimana teori Evolusi Darwin yang teruas berkembang memegang peranan sangat penting.
    Sebaiknya anda selalu mengikuti perkembangan Tehnologi, dan informatika, syukur mengikuti rekayasa genetika.
    Yang memiliki gagasan “teori design” dan menganggap ciptaan Tuhan YME “telah sempurna” dan tak diizinkan untuk “dicampuri” oleh ulah manusia harap membaca teori Minimalis, disitu dijelaskan bagaimana keagungan Tuah YME yang memberikan sebagian kewenangannya bagi setiap ciptaannya untuk mengurusi dirinya, dilain fihak ada hal-hal yang sepenuhnya menjadi hak mutlakNya. Dalam teori ini dengan jelas dibedakan fenomena valid dan fenomena invalid dan dengan mathematika Minimalis “diinformasikan” bahwa kemampuan manusia untuk mengakses ciptaan Nya sangat terbatas, lebih banyak yang tak terakses oleh kemampuan manusia, maka tak sepantasnya manusia merasa superior dan menganggap makluk lain “lebih” rendah dari manusia, masing masing memiliki keunggulan dan kelemahan, justru harus dimanfaatkan prinsip saling memberi dan meneria. Tanpa tumbuh-tumbuan apa jadinya? Tanpa tumbuhan dan binatang apakah manusia harus makan daging manusia?

  18. pat. Darwin itu punya kelainan sex dan terobsesi sama monyet. makanya dia buat teori itu agar sex sama monyet dibilang legal.

  19. Menurut Biologi Gen manusia dan simpansi sangat dekat, sehingga sangat mungkin untuk dimutasikan. Seandainya seorang ilmuwan “gila” menyatukan tel telor manusia dengan sperma simpansi yang telah dimutasikan, apa yang akan terjadi? Manusia yang punya kelainkan sex atau kera yang punya kelainan sex? Saat ini Rekayasa Genetika sudah sangat maju, sehingga jika mau hal itu dapat dilakukan. Hanya MoA yang menjadikan hal itu tak dilakukan oleh manusia, maka akan lebih baik anda meyakini MoA dari pada mempersoalkan teori Darwin, apa lagi mencemoohkan.

  20. MoA adalah Moralitas Agung yang membedakan manusia dengan live biobody lainnya, misalnya binatang atau tumbuh-tumbuhan. Manusia itu yakin adanya Alam Abadi, hinggga manusia takut berbuat dosa dalam kehidupan yang sangat pendek ini, sebab akibatnya sangat fatal dikehidupan abadi. Menurut Sigmund Freud manusia hanya memiliki hazrad atau nafsu,diantaranya Sex Libido hinggga jika tak takut akan akibat dosa, manusia tiada ubahnya sebagai binatang. Setiap Agama memberi tuntunan untuk mencapai Alam Abadi, agar tak terjerumus dalam dosa yang akan berakibat “penderitaan untuk selamanya”, Agama juga membimbing manusia untuk memasuksi sorga/nirwana yang merupakan kebahagiaan abadi. Menurut TM plus hanya roh yang sanggup memasuki kehidupan abadi, sebab kehidupan abadi berada diluar Universe. Mengapa? Semua Sub Alam Semesta dikuasai oleh dimensi waktu.
    Dalam Fiksi Blackhole Max Freud “mengajarkan”
    Moralitas Monimalis (MoM) yang menyatakan bahwa manusia dikaruniahi: perasaan/feeling/bathin dan fikiran/logika/akal disamping pancaindra sehingga dapat dimanfaatkan untuk “mengatur” manusia yang tak lagi takut pada dosa. Manusia sejak dini harus dibiasakan untuk berfikir dan berkeyakinan yang tak merugikan diri sendiri dan lingkungan (termasuk fihak lain).
    Som Xiang mengajarkan : Freethinking, Freebelieving but not freedoing. Moralitasnya dinamakan Moralitas tertib hukum (Moth). Saat ini moralitas ini banyak diterapkan dinegara maju, misalnya Singapura, Australia dll.. Setiap perbuatan manusia diatur dengan hukum yang dicip[takan oleh manusia.
    Disampiung ketiga moralitas tersebut banyak sekali moralitas lainnya!

  21. itu sie………..
    enak ya jadi yang jantan entar kalau di gigit trus putus gimana itu………..
    waduh….
    entar habis dong……

  22. Saint mengharuskan segala sesuatu harus dapat dibuktikan kebenarannya dan dimanfaatkan untuk memperoleh kenikmatan duniawi( yang hanya sementara), sedangkan agama tak perlu dibuktikan melainkan diamalkan agar manusia dapat mencapai kebahagiaan abadi.
    Teori minimalis membedakan antara fenomena Jagad Cilik yang dapat dicari hubungan sebab dan akibat hingga manusia sanggup memprediksikan yang akan terjadi dan menelusuri kejadian massa lalu yang membawa akibat saat ini atau yang akan datang. Inilah yang menyebabkan berbagai teori saint disamping dogma yang diajarkan oleh agama. Teori yang belum dapat dibuktikan dapat dipandang sebagai sekedar gagasan. Penggagas sebenarnya tak harus membuktikan teorinya, orang lain mungkin yang akan menjelaskannya beberapa saat kemudian, bahkan sering kali sebuah teori berkembang secara evolusi hingga baru dapat dibuktikan oleh bebarapa generasi berikutnya..
    Suatu teori yang tak bermanfaat akan tergilas oleh perkembangan peradaban manusia, dan akan dimasukkan kedalam keranjang sampah, jadi tak ada gunanya meruntuhkan sebuah teori.
    Lain halnya mengkritisi sebuah teori, bukan bermaksud menjatuhkan melainkan untuk meluruskan, mengoreksi atau menyempurnakan hingga teori itu menjadi lebih bermanfaat.
    Keharusan untuk membuktikan suatu teori menjadi teori yang diakui sebagai teori saint mendorong orang untuk berbuat suatu rekayasa atau penipuan, inilah yang terjadi pada perkembangan suatu teori, termasuk teori darwin. Penyelewengan ini menjadi kuwajiban para ilmuwan untuk mengoreksinya atas dasar norma saint, bukan oleh ahli agama berdasar dogma agama. Para ahli agama harus berusaha meyakinkan umatnya agar tak terjerusmus dalam teori saint yang bertentangan dengan agama. Dilain fihak saint tak berhak menyangkal suatu keyakinan, misalnya keyakinan bahwa nenek moyang manusia adalah Adam dan Hawa. Saint tak mungkin membuktikan keberadaan Tuhan YME hingga seorang ilmuwan cenderung tak percaya adanya penciptaan hingga dicap atheis karena ucapan/anggapan bahwa segala sesuatu terjadi dengan sendirinya, tanpa diciptakan.
    Teori Minimalis menginformasikan segala akibat pasti ada sebabnya; dengan teori induksi yang ilmiah akhirnya akan sampai pada ujungnya, mereka tak berhak menyatakan bahwa Tuhan YME tak ada, yang benar adalah mereka tak sanggup mengakses sesuatu yang tak memenuhi Formula Supernatural Modern, atau invalid.
    TM mengambil mathematika yang menjadi sendi ilmu pengetahuan bahwa sebuah formula harus menghasilkan ruas kiri sama dengan ruas kanan, jika tidak maka manusia tak akan “percaya” apalgi membenarkan secara logika. Apakah formula itu salah?
    Ambil contoh Formula Einstein E=mc2, jika m=0 maka E harus =0. Kenyataanya: cahaya tak memiliki massa namun memiliki energi. Apakah formula itu salah? Jelas tidak, sebab telah dibuktikan untuk membuat bom atom dan reaktor nuklir. Orang awam tak akan mampu mencari dimana letak kesalahannya, namun ilmuwan dapat menjelaskan lewat mekanika kwantum atau teori dawai.
    Jadi: kita akan lebih mudah menggunakan Fenomena Jagad Gede, setiap yang tak mungkin terakses oleh kemampuan manusia merupakan rahasia yang hanya diketahui oleh Tuhan YME. Biarkan mereka (para ilmuwan) berusaha menyingkap rahasia itu, inilah yang menjadikan mereka cerdas, namun tanpa izin Nya semua itu tak mungkin terungkap.

  23. Beberapa saat yang lalu Paus Bernediktus memperingatkan ilmuwan Stephen Hawking yang menyatakan Allah tak mencampuri urusan Universe, karena menganggap Universe terbentuk dengan sendirinya dan sepenuhnya mematuhi hukum fisika.
    Saya memberikan beberapa fenomena Universe yang “menyimpang” dari hukum fisika, yang berarti ada hukum lain yang lebih tinggi dari hukum fisika, yaitu Hukum Ekologi Universe. Hal ini “dapat dibuktikan” adanya penyimpangan dari hukum fisika, misalnya: a. anomali air, b.kemiringan poros bumi terhadap gaya tarik matahari, c. formula Einstein E=mc2 tak berlaku saat m=0, d. Hydrogin yang sangat ringan tak “melarikan diri dari bumi yang berputar, f.informasi yang dapat tersimpan dimedia semu hingga sanggup bertahan lebih dari biliunan tahun yang membuktikan bahwa Universe tak hanya terisi oleh materi yang memenuhi hukum fisika melainkan ada energi semu yang tak mungkin dijelaskan oleh saint.
    Sebaliknya: Tuhan YME bukanlah sekedar pencipta seperti seorang pelukis atau pemahat yang mengerjakan sendiri segala sesuatu dari awal hingga akhir. Tuhan YME adalah perencana agung yang sebelum menciptakan Universe telah merencanakan dengan seksama dan menyertakan hukum yang akan mengaturnya, sehingga dia cukup memberikan sentuhan awal/trigger maka semua akan berjalan sesuai dengan rencananya secara berangsur (evolusi) maupun secara sesaat (revolusi). Jadi diuniverse tak ada sesuatu yang abadi, semua berdimensi waktu, keabadian hanya terdapat diluar universe.
    Jika Tuhan YME menghendaki segalanya dapat terjadi, Dia sanggup menciptakan something langsung dari nothing tanpa melalui proses yang dapat terjangkau oleh kemampuan manusia, namun manusia harus berusaha mencari hubungan antara sebab dan akibat agar manusia menjadi cerdas dan berbeda dengan binatang dan tumbuh-tumbuhan.

  24. Sudah baca Teori evolusi Darwin vs teori revolusi Som Wyn? Disitu dinyatakan manusia bukan turunan kera dan juga bukan turunan Adam dan Hawa.
    Manusia adalah manusia sebagai hasil revolusi alam semesta seperti Big bang. Tuhan YME menciptakan segalanya berpasang-paasang secara evolusi maupun revolusi. Manusia diciptakan bukan banya sepasang melainkan berpasang-pasang, sehingga tak terjadi perkawinan satu darah yang dapat menyebabkan degradasi.

  25. Menurut Teori Revolusi Som Wyn, tubuh manusia adalah organisme sebagai halnya living organisme, sehingga mungkin saja organismena mirip dengan “kera”, namun spirit yang memanfaatkan/mengendalikan jelas sangat berbeda.
    Living organisme lainnya harus menyesuaikan diri dengan lingkungan alam disekitarnya, jadi berlakulah seleksi alam dalam bentuk evolusi (penyesuaian secara berlahan-lahan). Manusia sanggup melakukan “perlawanan” terhadap alam, sehingga mungkin sekali manusia melakukan proses revolusi pada organisme yang dimanfaatkan untuk menyesuaikan kebutuhannya.
    Teori Paralogika menggunakan komputer sebagai model organisme sedangkan spirit sebagai usernya. Antara komputer dengan user harus setara/seimbang/harmonis/koheren. Demikian halnya spirit manusia (yang mungkin saja berasal dari galaksi lain) datang ke bumi untuk melakukan proses reincarnasi di bumi yang teramat muda ini.) Spirit manusia yang telah memiliki peradaban dan ilmu pengetahuan sangat tinggi dari galaksi lainnya yang memiliki biosfera dapat memanfaatkan biosfera di bumi untuk melakukan proses revolusi (bukan evolusi).
    Silakan baca Ringkasan dan rincian Teori Minimalis dan turunannya. Berilah komentar secara jujur! Kesimpulan: Manusia bukannya turunan kera, tetapi juga bukan turunan dari sepasang manusia yang dapat menyebabkan degradasi (penurunan kwalitas akibat perkawinan sedarah) melainkan hasil ” perkawinan silang” dari berbagai ras manusia yang bermula dari pasangan-pasangan manusia sebagai halnya living organisme lainnya, namun spirit yang mengendalikannya telah memiliki peradaban tinggi.

  26. Ada ungkapan peninggalan leluhur kita:
    Aja gumunan lan gampang percaya, ning ya aja maido apa meneh nggeguyu apa sing durung kok ngerteni.
    Manusia dianugerahi batin yang lembut, pikiran yang tajam , indra yang sangat terbatas namun dapat dibantu oleh peralatan fisika buatan manusia berkat pemanfaatan energi fisika dan pikiran manusia yang sanggup memanfaatkan energi metafisika, kemampuan paralogika yang sanggup memsiahkan fenomena bawah sadar menjadi wilayah rational dan irrational.
    Manusia dapat memilih: mendapatkan kebahagian abadi dengan cara yakin tanpa difikir (Belive withouth thinking is the way to the heaven.) Atau memilih berfikir dalam menghadapi kenyataan yang tak abadi namun sanggup menyajikan kenikmatan duniawi (Thinking before believing is the way to reality.
    Jika memilih kenyataan segala yang terjadi di alam semesta/termasuk dunia, dikuasai oleh dimensi waktu, sehingga tidak ada yang abadi.
    Dulu KB dilarang oleh agama, saat ini telah banyak di lakukan demi mengatasi permasalahan/kesulitan yang dihadapi manusia. Bayi tabung saat ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan rahim perempuan lain dan sebenarnya dapat dititipkan pada kera/simpansi, namun ditentang oleh agama.
    Menurut Axioma Som Wyn segala yang dapat terjadi pasti telah memperoleh izin dari Tuhan YME (bedakan dengan Tuhan Yang Maha Kuasa). Izin hanya diberikan kepada ciptaan Nya yang mau berusaha dan sanggup berbuat untuk mewujudkan keinginan, namun harus berani menanggung risikonya. Risiko pertama adalah reaksi keras dari peradaban yang telah mapan dengan argumentasi melampaui wewenang Tuhan berdasar dogma agama.

  27. Manusia termasuk living organisme, makluk hidup yang bertubuh organisme. Dilihat dari fisiknya secara ilmiah (bukan berdasar dogma) terbukti banyak kemiripannya dengan kera (simpansi). Mengapa? Living organisme tubuhnya berasal dari bumi, bukan dari langit atau sorga, sehingga fisik manusia mungkin saja mirip dengan kera.
    Namun secara nalar dan kenyataan: living organisme berbeda dengan benda/batu,fosil bahkan berbeda dengan mayat, sebab living organisme merupakan interaksi vitalistik antara organisme (yang memiliki massa) dengan soul (nyawa) dalam ujut Whiteblak (WB), atau interaksi semi vitalistik antara organisme dengan spirit dalam ujut Reinkarnated Body (RB).
    Spirit merupakan interaksi vitalistik antara astral body yang tidak memiliki massa dengan soul.
    Soul bukan energi sehingga sanggup keluar masuk Alam Semesta tanpa mengurangi jumlah energi di Alam Semesta sesuai dengan kehendak Tuhan YMK.. Spirit memiliki unsur energi sehingga tidak mungkin keluar dari Alam Semesta, namun karena tidak memiliki massa spirit dapat berpetualang ke seluruh bagian Alam Semesta, baik yang memiliki biosfera maupun yang tidak memiliki biosfera. Spirit hanya sanggup memanfaatkan energi transien, diantaranya cahaya, Elecro Magnet Wave.
    Spirit sangat membutuhkan organisme untuk dikendalikan agar dapat memanfaatkan berbagai energi, diantaranya energi fisik dan bio energi.
    Living organisme hanya sanggup hidup dibagian Alam Semesta yang memiliki biosfera. Bumi bagaikan debu di Alam Semesta namun sangat langka sehingga “dipenuhi” oleh ;living organisme, diantaranya manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan yang bertubuh organisme.
    Living organisme membutuhkan berbagai energi dan memiliki massa, sehingga tidak mungkin berpindah dari bumi (atau kembaran bumi) menuju ke kembaran bumi di galaksi lainnya, bahkan sulit untuk berpindah dalam galaksi Bimasakti yang berbeda sistem mataharinya. Kendaraan antariksa yang memiliki massa membutuhkan energi fisika sangat besar untuk memindahkan living organisme.

  28. Teori Evolusi Darwin berbasis Ilmu Pengetahuan Kebendaan ( Materialistik Science) yang menganggap isi Alam Semesta hanya materi atau partikel yang dibangun oleh energi fisika, bahkan menganggap living organisme sekedar proses biologi atau biokimia, sehingga tidak mengakui adanya soul dan spirit.
    Teori Minimalis menyatakan bahwa Alam Semesta terisi oleh berbagai macam energi yang tidak mungkin keluar dari Alam Semesta, Teori Minimalis Plus bahkan menyatakan Alam Semesta juga terisi non energi yang dapat keluar masuk Alam Semesta yang berdimensi waktu ke Alam Abadi yang tidak berdimensi. Soul adalah bagian dari non energi yang patuh pada kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa. Soul tidak terjangkau oleh kemampuan manusia, namun setelah berinteraksi dengan body yang tersusun dari energi (bagian dari macrocosmos) menjadi sanggup dimengerti oleh manusia.
    Menurut Teori Som Wyn microcosmos merupakan interaksi antara soul dengan body yang tersusun dari energi.
    Ada tujuh lapis microcosmos:
    1. living organisme,
    2. living astral body (spirit),
    3. living dark body,
    4 living bright body,
    5. talent body,
    6. Holly body dan Non body (soul).
    Manusia termasuk living organisme.

    Menurut Teori Paralogika ada dua jenis living organisme, yaitu Whiteblank Body dan Reincarnated Body.

    Teori Revolusi Som Wyn menyatakan bahwa manusia adalah hasil revolusi living organisme di bumi’ sehingga berbeda dengan living organisme lainnya yang mengalami proses evolusi sebagai yang dinyatakan oleh Teori Evolusi Darwin.

    Teori Revolusi Som Wyn dapat dibuktikan berdasar perkembangan peradaban manusia yang berubah sangat cepar sehingga saling tumpang tindih, yang satu belum usai telah disusul dengan tahapan berikutnya.

    Menurut Psycho Minimalis ada 4 tahapan peradaban manusia yang berlangsung secara revolusioner (sangat cepat):
    1. Tahapan Spiritual Alami atau Natural Spirituality (NS)
    2. Tahapan Spiritual Religion atau Religious Spirituality (RS),
    3. Tahapan Ilmu Pengetahuan Kebendaaan atau Materialistic Science (MS)
    4,. Tahapan Spiritual Ilmiah atau Scientific Spirituality (SS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*